Tentang FBA

Forum Bangun Aceh (FBA) adalah organisasi non-pemerintah, non-partisan, berbadan hukum Yayasan. FBA didirikan sebagai organisasi lokal untuk respons bencana tsunami 2004. FBA kemudian bertransformasi menjadi organisasi pembangunan, dengan fokus utama di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pendidikan.

Sejak tahun 2005, FBA telah bekerja 12 kabupaten/kota pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama kelompok masyarakat rentan, seperti orang dengan disabilitas, korban konflik, dan korban bencana alam.

  • Visi FBA adalah membantu orang lain untuk hidup lebih baik (to help others to have a better life).
  • Misi FBA adalah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, cerdas, dan sejahtera dengan sumberdaya yang mereka miliki.

Sejarah FBA

Sejarah FBA mencerminkan komitmen jangka panjang dalam membangun dan memberdayakan masyarakat Aceh.

Sejarah Singkat

Forum Bangun Aceh (FBA) lahir dari respons cepat dan spontan terhadap bencana tsunami Desember 2004 yang menghancurkan Aceh. Azwar Hasan, putra asli Banda Aceh, kembali ke kampung halamannya dan menggerakkan teman-temannya untuk tinggal bersama para penyintas serta membantu memenuhi kebutuhan mereka secara langsung. Dari inisiatif inilah pendekatan people-to-people terbentuk dan menjadi dasar kerja FBA hingga kini. Dukungan dari individu dan organisasi internasional memungkinkan pendekatan tersebut berkembang menjadi lembaga yang terstruktur. Melalui bantuan yang berfokus pada pemulihan dan kemandirian, FBA bertransformasi dari organisasi respons bencana menjadi organisasi pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi dan pendidikan masyarakat Aceh.

Pendiri

“Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah.” Ungkapan ini menjadi kekuatan bagi saya setelah tsunami Desember 2004 menghancurkan Aceh dan merenggut hampir semua yang saya cintai. Di tengah kehancuran, kehilangan keluarga, dan rasa putus asa melihat ribuan orang tanpa tempat tinggal, makanan, dan air, saya menyadari bahwa saya tidak bisa melakukan semuanya sekaligus namun saya tetap harus melakukan sesuatu.

Dari keyakinan itulah lahir pendekatan People to People: jika satu orang menolong satu penyintas, maka pemulihan bisa dimulai lebih cepat. Prinsip ini mendorong bantuan yang cepat, langsung, dan menyelamatkan nyawa. Bersama para sahabat terutama generasi muda Aceh kami membangun Forum Bangun Aceh (FBA). Dengan dukungan banyak pihak, inisiatif ini berkembang dari People to People menjadi Community to Community, membawa dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi Aceh.

Misi Kami

Misi kami adalah mendampingi masyarakat Aceh untuk meningkatkan kualitas hidup mereka melalui potensi yang dimiliki sendiri. Filosofi kami berlandaskan pada pendekatan people-to-people, yaitu bantuan langsung yang memberdayakan masyarakat agar mampu membangun, tumbuh, dan berkembang dari kekuatan mereka sendiri.